Rabu, 03 November 2010

Sultan: Mbah Petruk Apa Pinokio?

TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Tertangkapnya gambar semburan awan panas dari Gunung Merapi yang menyerupai Mbah Petruk --salah satu tokoh Punakawan yang dipercaya warga sekitar Merapi sebagai penjaga-- membuat Gubernur DKI Yogyakarta tertawa. Sultan justru mengaku belum pernah melihat foto awan panas yang tertangkap kamera itu diambil sehari sebelum letusan Merapi Senin (25/10) lalu.

“Itu kan, kata mereka. Kalau aku bilang itu Bagong, bagaimana? Atau itu Pinokio, karena hidungnya panjang,” kata Sultan saat ditemui di Kepatihan, Selasa (2/11).

Suswanto, 43 tahun warga, Dusun Sudimoro Desa Pucanganom Kecamatan Srumbung Magelang, berhasil mengabadikan awan berbentuk mirip sosok Petruk dalam cerita Pewayangan di atas gunung Merapi sebelum meletus dalam jepretan kamera. “Awalnya saya hanya iseng memotret,” katanya.

Dalam salinan gambar yang ditunjukan Suswanto, awan mirip petruk itu berada tepat di atas puncak Merapi. Berhidung panjang dengan kuncir rambut di belakang kepala melengkung ke atas. Sosoknya menghadap ke arah selatan. “Ke arah Yogyakarta,” kata dia.

Sultan meminta agar warga tidak panik dengan isu yang menyebut awan panas memang mengincar kawasan Yogyakarta.

Namun sejumlah warga yang melihat hasil hasil jepretan Suswanto itu meyakini itu adalah sosok Mbah Petruk, sang penunggu Merapi. Mereka menduga kehadirannya memperlihatkan diri sebagai pertanda bencana besar di Merapi.