Jumat, 19 November 2010

Masa Tanggap Darurat Bencana Dievaluasi Pekan Depan

TEMPO Interaktif, Magelang - Setelah hampir sebulan berlangsung, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap masa tanggap darurat bencana Merapi, Rabu (24/11) pekan depan. "Diteruskan (masa tanggap darurat) atau tidak, itu dilihat situasinya nanti," kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dalam kunjungan ke posko penanganan bencana Merapi Kabupaten Magelang, Kamis (18/11) sore.

Keputusan diteruskan atau tidaknya masa tanggap darurat, kata dia, ada di tangan pemerintah Daerah. Jika Merapi dinilai telah kembali normal dan statusnya tak lagi pada level Awas, maka warga di pengungsian bisa kembali ke rumah mereka di desa-desa.

Dalam masa tanggap darurat bencana, penanganan terhadap korban dilakukan oleh Kementerian Sosial. Semisal memasok kebutuhan logistik bagi pengungsi. "Menyediakan selimut dan makanan pengungsi," kata dia memberi contoh.

Setelah itu, saat masa tanggap darurat dinyatakan berakhir, lanjut dia, penanganan bencana akan dilakukan sepenuhnya oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penanganan itu meliputi rekonstruksi dan rehabilitasi pemukiman yang rusak akibat bencana.

Menurut dia, pemerintah memiliki dana cadangan untuk bencana sebesar Rp 3 triliun lebih. Dana itulah yang akan digunakan untuk penanganan rekonstruksi dan rehabilitas paska bencana.