Minggu, 14 November 2010

Dua Hari, Awan Panas Tak Nampak Lagi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Aktivitas Gunung Merapi sejak Sabtu (13/11/2010) hingga Minggu (14/11/2010) berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi cukup stabil dan tidak terjadi awan panas.
   
"Tidak terjadi awan panas, tetapi ada hujan abu vulkanik tipis," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono, di Yogyakarta, Minggu.
   
Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, awan panas Gunung Merapi terakhir keluar pada Jumat (12/11/2010) sebanyak dua kali, sedangkan sepanjang Sabtu (13/11/2010) hingga Minggu (14/11/2010) aktivitas tersebut tidak ditemui.
   
Surono mengatakan, meski demikian, erupsi masih berlangsung dengan intensitas yang cukup tinggi dan status Merapi masih dinyatakan pada level "Awas".
   
Hasil laporan semua petugas teramati, asap dengan tinggi maksimal 2.000 meter berwarna putih abu-abu hingga kecoklatan. Intensitasnya pekat dan condong ke arah selatan hingga barat daya. Hujan abu tipis terjadi.