Minggu, 17 Oktober 2010

Salah Hitung, Jamaah Haji Terlambat

TEMPO Interaktif, Bogor: Gara-gara satu bus kurang, rombongan haji Kelompok terbang 14 Kota Bogor terlambat 1,5 jam. Panitia haji kelimpungan mencari bus cadangan, tidak jelas penyebab kurangnya bus yang seharusnya sudah berangkat ke Asrama haji Bekasi,malam ini pukul 19.30 WIB.

Usai melaksanakan sholat Isya, jemaaah haji siap berangkat. Panitia pun sudah menggemakan tahrim. Satu persatu calon jemaah haji menyalami Sekretaris Daerah Kota Bogor, Bambang Gunawan yang mewakili Wali Kota Bogor, ketua DPRD dan Muspida Kota Bogor. Kemudian jemaah langsung menuju bus yang berada di depan Mesjid Raya.

Setelah regu keenam masuk bus, masih tersisa satu rombongan lagi, namun bus yang disipakan panitia sudah tidak ada lagi. Panitia haji Kota Bogor tampak sibuk mencari bus. Ternyata memang bus yang dipesan hanya enam, padahal yang berangkat tujuh rombongan. Panitia haji pun kelimpungan mencari bus pengganti.

Mendapat informasi itu, calon jemaah haji regu ke 7 mulai gelisah. Keluarga mereka juga gelisah, apalagi enam bus lainnya sudah berangkat. “Bagaimana panitia bisa salah hitung bus yang akan berangkat, terlihat panitai haji kurang siap,” kata M. Hasan salah satu calon jemaah haji, dia terlihat kesal.

Setengah jam kemudian panitia akhirnya mendapat bus Kramat Jati sebagai pengganti bus rombongan haji. Akhirnya calon jemaah haji berangkat menyusul enam bus yang ternyata masih menunggu di jalan tol Jagorawi. Seharusnya rombongan haji Kota Bogor berangkat pukul 19.30, karena terlambat baru berangkat pukul 21.00 WIB. Dalam jadwal harusnya rombongan ini masuk Asrama Haji pukul 21.00 WIB.

Ketika dikonfirmasikan kejadian ini, tidak ada satupun panitia haji bersedia memberi keterangan, termasuk Kepala Kantor Departemen Agama Kota Bogor, H. Muchtar dan ketua panitia haji 2010 H.A. Cholik yang menghilang entah kemana.