Jumat, 29 Oktober 2010

2 Miliar Penduduk Bumi Terhubung Dengan Internet

VIVAnews - Sepertiga populasi dunia akan berhubungan dengan Internet alias online pada akhir tahun ini. Hal itu dipaparkan oleh International Telecommunications Union (ITU) pada laporan terbaru di website resminya.

Dikatakan jumlah pengguna Internet secara global meningkat dua kali lipat dalam lima tahun terakhir, dan akan menyentuh tonggak dua miliar pengguna pada akhir tahun 2010.

Hari ini, ITU melaporkan hampir 1,6 miliar populasi dunia sudah terakses ke Internet dari rumah, meningkat 200 juta dibandingkan akhir tahun 2009.

Diketahui pula 226 juta pengguna Internet baru tercatat pada 2010. Menariknya, sekitar 162 juta di antaranya berasal dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Diperkirakan pada akhir tahun 2010, 21 persen populasi di negara berkembang akan tersambung dengan Internet, dibandingkan 71 persen populasi di negara-negara maju.

Berbicara negara-negara maju, ITU mengatakan dua pertiga populasinya di dunia telah tersambung dengan Internet dari rumah.

"Akses broadband menjadi katalisator pertumbuhan ini," ujar Hamadoun Toure, sekjen ITU, yang dikutip VIVAnews dari TG Daily, Kamis 28 Oktober 2010.

"Broadband adalah titik krusial selanjutnya, teknologi transformasi akses Internet masa depan. Ini dapat menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan dan produktivitas, dan mendukung daya saing ekonomi jangka panjang," tuturnya.

"Tak cuma itu, broadband juga menjadi alat paling kuat yang kita miliki untuk berlomba-lomba menuju Millenium Development Goals lima tahun ke depan," tandas Toure.

Pada akhir tahun 2010, ITU memperkirakan penetrasi broadband secara global akan menyentuh delapan persen dari populasi. Sayang, penetrasinya di negara-negara berkembang masih rendah, hanya 4,4 pelanggan dari 100 penduduk. Dibandingkan negara maju ada sekitar 24,6 pelanggan.

English Version

VIVAnews - 1/3 of the world's population will be associated with an Internet alias online by the end of this year. It was presented by the International Telecommunications Union (ITU) on the latest reports on his official website.

It said the global number of Internet users has doubled in the last five years, and will touch the milestone of two billion users by the end of 2010.


Today, the ITU reported nearly 1.6 billion population of the world have accessed the Internet from home, an increase of 200 million compared to the end of 2009.
 

Note also 226 million new Internet users recorded in 2010. Interestingly, about 162 million of which came from developing countries, including Indonesia. It is estimated that by the end of 2010, 21 percent of the population in developing countries will be connected to the Internet, compared to 71 percent of the population in developed countries.
 

Speaking of developed countries, the ITU said that two-thirds of the world's population has been connected to the Internet from home.
 

"Access to broadband becomes a catalyst for this growth," said Hamadoun Toure, ITU secretary general, cited VIVAnews from TG Daily, Thursday, October 28, 2010.
 

"Broadband is the next crucial point, Internet access transformation technology of the future. It can create jobs, encourage growth and productivity, and support long-term economic competitiveness," he said.
 

"Not only that, broadband is also the most powerful tool we have to race towards the Millennium Development Goals five years into the future," said Toure.
 

At the end of 2010, the ITU estimates that the global broadband penetration will reach eight percent of the population. Unfortunately, penetration in developing countries is still low, only 4.4 subscribers than 100 residents. Compared to developed countries there are about 24.6 subscribers.